Tugas 3 Perekonomian Indonesia

Perubahan Struktur Ekonomi dalam Proses Pembangunan

 

A.    Sektor Pertanian
Kelebihan:
·        Menjamin kelestarian dan terus berkembang.
·        Tidak ada kerusakan maupun pencemaran lingkungan yang terjadi.
·        Menjaga kelestarian budidaya pertanian.
·        Komoditas yang diproduksi sehat dan aman.
·        Biaya modal yang dibutuhkan sedikit.
·        Membuka ketersediaan lapangan pekerjaan.
·        Menghasilkan secara stabil dalam sepanjang tahun.
·        Menjaga kesuburan tanah.
·        Untuk menyediakan kebutuhan hidup bagi petani.
·        Tidak memakai produk pestisida dan hanya bergantung pada alam.
 
Kekurangan:
·        Pemakaian teknologi yang belum modern dan berkembang.
·        Tenaga kerja yang digunakan cukup banyak.
·        Modal masih minim.
·        Hasil tidak menentu.
·        Memiliki ketergantungan dengan iklim.
 
B.     Sektor Industri
Kelebihan:
·        Salah satu penopang perekonomian bangsa karena skalanya yang sangat besar.
·        Mengurangi pengangguran.
·        Memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah.
·        Memperluas pertumbuhan.
·        Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur dan pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas.
·        Memperluas lapangan kerja.
·        Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pada meningkatnya pendapatan nasional.


Kekurangan: 
·        Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam.
·        Investasi yang tinggi, dan sangat sensitif terhadap kondisi makro.
·        Kalahnya investor domestik dengan investor asing.
 
C.    Sektor Jasa
Kelebihan:
·        Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering.
·        Dengan adanya sektor jasa, maka akan menambah pendapatan negara dan juga mengurangi masalah pengangguran di Indonesia.


Kekurangan : Pada pasar persaingan sempurna, tiap orang akan berkompetisi untuk menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah drastis.

 

Pembangunan Tanpa Perubahan Struktur Ekonomi
Pembangunan tanpa perubahan struktur ekonomi tidak dapat terjadi. Karena dalam pembangunan akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara dan dengan adanya struktur ekonomi dapat terjadinya pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk mengarah menjadi lebih baik lagi. Yang dimaksud dengan struktur ekonomi adalah pembagian dua bidang ekonomi. Pertama, ada yang membaginya berdasarkan tiga sektor bidang yang berbeda, yaitu sektor pertanian, sektor industri, sektor jasa. Kedua, berdasarkan sektor yang utama yaitu sektor primer sampai dengan sektor pelengkap/tersier, yaitu sektor primer terdiri atas pertanian, kehutanan, perikanan, dan pertambangan; sektor sekunder yang terdiri atas industri-industri pengolahan, industri air dan listrik, industri bangunan; sektor tersier yang terdiri atas bidang pengangkutan dan perhubungan pemerintahan, perdagangan dan jasa-jasa perseorangan. Sekarang ini pembangunan ekonomi sangat membutuhkan yang namanya teknologi, maka perlu adanya perubahan struktur ekonomi dalam pembangunan ekonomi. Dan perlu diadakannya sosialisai mengenai penggunaan teknologi untuk struktur ekonomi baik pertanian, industri, ataupun jasa. jika pembangunan ekonomi tersebut berhasil, maka pertumbuhan ekonominya pun dapat berkembang dengan baik. Jadi kesimpulannya adalah jika terjadinya pembangunan tanpa perubahan struktur ekonomi maka tidak akan terjadi dan dapat menghambat suatu negara untuk berkembang menjadi lebih baik.
 
Terjadinya perubahan struktur ekonomi dalam proses pembangunan
Perubahan struktur ekonomi dalam proses pembangunan terjadi dikarenakan menurut Weiss (salah satu pengemuka ekonomi) mengatakan bahwa Pembangunan Ekonomi jangka panjang dengan pertumbuhan PDB akan membawa suatu perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, yakni dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sector utama ke ekonomi modern. Perubahan struktur ekonomi diperlukan setiap Negara untuk memperlancar kelangsungan hidup masyarakatnya juga karena setiap Negara memiliki keberadaan SDA yang berbeda-beda.
Dari 3 elemen pembangunan ekonomi di bawah ini dapat kita artikan bahwa pembangunan dilaksanakan untuk menuju perbaikan suatu Negara dalam meningkatkan pendapatan per kapita dengan memperhatikan pemerataan pembangunan Negara – nya. Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi.
Di sini terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi:
·        Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa. Setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
·        Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan per kapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan per kapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat.
·        Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan per kapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus-menerus.
 
 
Pembangunan Mengejar Pertumbuhan Dengan Menghiraukan Kelestarian Lingkungan Hidup
Kita memiliki upaya untuk mengelola SDA dan lingkungan hidup lebih baik. Kita memiliki harapan dan peluang yang cukup besar untuk menyelesaikan masalah lingkungan hidup yang makin rawan karena perbuatan manusia dapat diatasi dengan sebaik-baiknya.
Berdirinya pabrik-pabrik pengusaha dalam negeri sampai pabrik relokasi milik pengusaha asing pun juga ikut menambah sesaknya udara dengan polusi udara. Kondisi sosial budaya masyarakat sekitar yang cenderung masih berladang dengan cara membuka lahan dengan cara membakar atau menebang hutan secara sembarangan dan menjadikannya ladang baru juga ikut serta dalam menambah penyebab kerusakan lingkungan alam. 
Disisi lain dengan dibangunnya pabrik-pabrik lokal maupun asing di Indonesia juga berdampak pada bertambahnya lapangan pekerjaan sehingga pertumbuhan ekonomi pun juga akan meningkat. Tapi yang mengecewakan ketika beberapa pabrik-pabrik tersebut tidak menghiraukan kelestarian lingkungan alam dengan membuang limbah cair ke sungai atau limbah padat ke tanah atau limbah asap ke udara tanpa proses pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan. Hal ini akan merugikan manusia dan juga ekosistem di sekitar lingkungan tersebut. Misalnya, banyak ikan yang mati membuat mata pencaharian yaitu nelayan juga menurun selain itu jika kita memakan ikan yang terkena limbah maka bisa mengganggu Kesehatan kita. Salah satu hal yang diupayakan pemerintah dalam mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan cara memusatkan pabrik-pabrik dalam satu kawasan yang disebut kawasan industri.
Tak benar juga kita selalu menyalahkan pemerintah sepenuhnya. Pemerintah sudah membuat undang-undang Khusus untuk mengatasi masalah lingkungan hidu yaitu Undang-undang no.23 tahun 1997 mengenai pengelolaan lingkungan hidup. Sebagai masyarakat kita harus mendukung, mengawasi, dan melaksanakannya undang-undang tersebut  sebagai pedoman . Tanpa jalannya antara masyarakat dan pemerintah untuk mengatasi masalah lingkungan alam yang berarti undang-undang tersebut tidak terlaksana dengan baik. Maka dari itu kita sebagai masyarakat membantu pemerintah dalam masalah lingkungan alam, supaya lingkungan kita terjaga dan memperkecil global warming yang sedang terjadi.
 
 

 


 

Referensi:

http://lutfiadwilr13.blogspot.com/2018/05/kelebihan-dan-kekurangan-sektor.html

http://kelakuankukang.blogspot.com/2017/04/normal-0-false-false-false-in-x-none-x_21.html

https://dosenpertanian.com/kelebihan-dan-kekurangan-pertanian-tradisional/

annisaazhara.blogspot.com/2019/05/

rumastisormin.blogspot.com/2017/04/tugas-4-perekonomian-indonesia.html

https://sumiuprtw31.blogspot.com/2017/04/perubahan-struktur-ekonomi-dalam-proses.html

http://elvirameivita19.blogspot.com/2018/05/tugas-6.html

 

Kelompok 6:

        Marsianus Marcellino P.H.S. (21221124)

        Nasya Gita Cahyani (22221292)

        Natanael Gregorius P. (21221447)

        Neysa Regita R.E.P. (21221476)

        Ristha Indriani Sukma (21221789)

Comments